BelisMoRA
Beranda Blog Informasi Edukasi Galeri Tim Riset

Harmoni Alam, Sains, dan Agama: Tim Peneliti Menggelar Pengambilan Data “EcoFaith Learning” di Kupang

Kupang – Upaya untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal terus digalakkan oleh para akademisi tanah air. Baru-baru ini, sebuah tim peneliti yang didukung penuh oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kementerian Agama (Kemenag) RI melaksanakan kegiatan pengambilan data penelitian di daerah Kupang.

Momen berharga ini terekam manis dalam sebuah potret yang memperlihatkan kehangatan kolaborasi antara para peneliti dan tokoh masyarakat setempat. Dengan latar belakang pepohonan tropis dan lopo (bangunan tradisional beratap jerami) yang khas, kegiatan ini terasa begitu menyatu dengan alam.

Ada beberapa poin menarik yang bisa kita soroti dari kegiatan inspiratif ini:

Menggali Ekoteologi dan Kearifan Lokal Kehadiran tokoh masyarakat lokal (tampak tiga orang sesepuh di sebelah kiri foto) menunjukkan bahwa penelitian ini sangat menghargai dan ingin menggali kearifan lokal warga setempat. Konsep Ekoteologi sendiri berusaha mencari benang merah antara keyakinan spiritual/agama dengan tanggung jawab menjaga ekologi atau lingkungan alam.

Merajut Moderasi Beragama Melalui Sains Salah satu tujuan utama (luaran) dari inovasi pembelajaran ini adalah penguatan “Moderasi Beragama”. Melalui pendekatan sains (Biologi) yang berpadu dengan kearifan lokal, siswa nantinya tidak hanya diajarkan untuk cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pandangan yang inklusif, toleran, dan bijak dalam memandang alam ciptaan Tuhan.

Penghormatan terhadap Budaya Setempat Tampak para peneliti (tiga wanita berhijab di sebelah kanan) mengenakan selendang tenun khas daerah sebagai bentuk penghormatan dan asimilasi yang indah dengan budaya lokal Kupang. Interaksi yang hangat dengan para tetua adat menjadi kunci penting dalam mendapatkan data penelitian yang valid dan mendalam terkait tradisi konservasi alam leluhur.

Ke depannya, hasil dari pengambilan data riset “EcoFaith Learning” ini diharapkan mampu melahirkan modul atau model pembelajaran Biologi yang lebih kaya makna, relevan dengan kemajuan era digital (literasi digital), dan membawa dampak positif bagi penguatan toleransi dan pelestarian lingkungan hidup di Indonesia.

Kembali ke Beranda Lihat Materi Lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *